Buku ini menjelaskan empat perenungan yang memotivasi praktik spiritual dan kualitas-kualitas Tiga Permata.
Jika Anda telah benar-benar mengerti pentingnya hal-hal ini, Anda akan berpaling dari eksistensi samsara dan segera bergiat mencari kebebasan. Anda akan atau mencapai Kebuddhaan di kehidupan ini atau mulai perlahan-lahan meninggalkan samsara.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Dian Dharma-Yay Triyana
Apa yang dikatakan Ajahn Chah tentang Sutra Altar dari Patriark ke-6 Hui Neng?
Kebijaksanaan Hui Neng sangat tajam. Sutra Altar adalah pengajaran yang sangat mendalam, tidak mudah dipahami oleh pemula. Namun jika Anda berlatih dengan disiplin kami dan dengan kesabaran, jika Anda berlatih tidak melekat, pada akhirnya Anda akan mengerti.
…
Jika Anda menjalani kehidupan yang baik dan hidup sederhana, jika Anda sabar dan tidak mementingkan diri sendiri, Anda akan memahami kebijaksanaan Hui Neng.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Dian Dharma-Yay Triyana
Download “E-Book Sutra Altar” Sutra-Altar-ebook.pdf – Downloaded 205 times – 1 MB
Bagi umat Buddha, berlindung kepada Tiga Pertama tampak seperti sesuatu yang sudah terlalu lazim. Oleh karenanya, banyak orang tidak acuh terhadap latihan ini dan tidak cukup menghargainya.
Pada kenyataannya, praktik berlindung bukan hanya suatu prosedur, dan terutama bukan sesuatu yang dapat dicapai melalui suatu upacara; melainkan suatu bentuk latihan yang penting.
Kita bahkan bisa mengatakan bahwa praktik berlindung meliputi seluruh latihan kita untuk mencapai Kebuddhaan. Jika kita tidak mampu mengenali sifat inti dan arti penting dari Tiga Permata, maka meskipun kita mengikuti upacara perlindungan, kita tetap tidak akan dapat terhindar dari situasi sulit.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Dian Dharma-Yay Triyana
Di sebuah desa di tepi hutan, hiduplah seorang laki-laki miskin bersama istri dan dua anaknya. Ketika laki-laki tersebut sakit parah dan meninggal, pada malam itu, kedua anaknya bermimpi tentang ayah mereka yang memberi pesan misterius bahwa ia akan kembali dalam bentuk berbeda untuk membantu mereka. Tak lama kemudian, seekor angsa putih besar dengan mata dan paruh berwarna emas muncul, mengungkapkan dirinya sebagai reinkarnasi dari ayah mereka. Angsa tersebut membolehkan anak-anak untuk mencabut sehelai bulu setiap hari, yang kemudian berubah menjadi emas saat terkena matahari. Dengan emas ini, keluarga mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Dian Dharma-Yay Triyana
Keanekaragaman agama Buddha adalah akibat ciri unik Buddha. Sikapnya sebagai seorang guru sangat longgar (liberal). Beliau menginginkan orang-orang berpikir untuk dirinya masing-masing.
Beliau mendorong melakukan penyelidikan. Beliau tidak menghalangi pengujian yang kritis. Salah satu sebutan yang Beliau berikan kepada ajaran-Nya adalah bahwa ajaran-Nya terbuka bagi siapa saja untuk datang dan memeriksanya. Buddha melarang gagasan tentang dogma.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Dian Dharma-Yay Triyana
Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Adakah satu aliran Agama Buddha yang merupakan satu-satunya Ajaran yang benar dan lengkap?
Orang yang menjalankan prinsip dasar Agama Buddha akan segera memahami bahwa sektarianisme itu jahat dan tidak perlu. Mereka yang mengoceh bahwa aliran atau sekte mereka itu “murni” dan bahwa yang lainnya “sesat” telah dengan jargon seperti itu menyakiti akar dari Agama Buddha dan memperlihatkan lemahnya perkembangan spiritual mereka.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Download “Jalan Tunggal” Jalan-Tunggal.pdf – Downloaded 173 times – 688 KB
Kita memerlukan latihan fisik untuk menjaga tubuh kita tetap sehat. Demikian pula, kita memerlukan latihan batin untuk menjaga batin kita tetap dalam semangat yang baik. Merapal “Amitabha” adalah praktik sederhana yang membantu menjaga pikiran kita tetap aktif dengan cara yang murni dan terkonsentrasi.
Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia
Showing 49–60 of 101 results