E-Book

Di sebuah desa di tepi hutan, hiduplah seorang laki-laki miskin bersama istri dan dua anaknya. Ketika laki-laki tersebut sakit parah dan meninggal, pada malam itu, kedua anaknya bermimpi tentang ayah mereka yang memberi pesan misterius bahwa ia akan kembali dalam bentuk berbeda untuk membantu mereka. Tak lama kemudian, seekor angsa putih besar dengan mata dan paruh berwarna emas muncul, mengungkapkan dirinya sebagai reinkarnasi dari ayah mereka. Angsa tersebut membolehkan anak-anak untuk mencabut sehelai bulu setiap hari, yang kemudian berubah menjadi emas saat terkena matahari. Dengan emas ini, keluarga mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “E-Book Angsa Emas dan Dua Cerita Buddhis Lainnya” Angsa-Emas-dkk.pdf – Downloaded 64 times – 1 MB

Keanekaragaman agama Buddha adalah akibat ciri unik Buddha. Sikapnya sebagai seorang guru sangat longgar (liberal). Beliau menginginkan orang-orang berpikir untuk dirinya masing-masing.

Beliau mendorong melakukan penyelidikan. Beliau tidak menghalangi pengujian yang kritis. Salah satu sebutan yang Beliau berikan kepada ajaran-Nya adalah bahwa ajaran-Nya terbuka bagi siapa saja untuk datang dan memeriksanya. Buddha melarang gagasan tentang dogma.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “E-Book Agama Buddha Universal” Agama-Buddha-Universal-ebook.pdf – Downloaded 102 times – 671 KB

Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Raja Asoka dikenal juga sebagai raja pecandu perang. Beliau ditakuti akan kekejaman dan kesadisannya sehingga burung-burung pun tidak berani terbang di dekatnya. Setelah mengenal Buddhadhamma, Raja Asoka berubah menjadi seorang raja yang arif dan bijaksana. Bahkan beliau juga menjadi “Raja Penyebar Dhamma” sejati, seorang raja yang memimpin bukan dengan kekuatan senjata, melainkan dengan Buddhadhamma.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Adakah satu aliran Agama Buddha yang merupakan satu-satunya Ajaran yang benar dan lengkap?

Orang yang menjalankan prinsip dasar Agama Buddha akan segera memahami bahwa sektarianisme itu jahat dan tidak perlu. Mereka yang mengoceh bahwa aliran atau sekte mereka itu “murni” dan bahwa yang lainnya “sesat” telah dengan jargon seperti itu menyakiti akar dari Agama Buddha dan memperlihatkan lemahnya perkembangan spiritual mereka.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “Jalan Tunggal” Jalan-Tunggal.pdf – Downloaded 115 times – 688 KB

Kita memerlukan latihan fisik untuk menjaga tubuh kita tetap sehat. Demikian pula, kita memerlukan latihan batin untuk menjaga batin kita tetap dalam semangat yang baik. Merapal “Amitabha” adalah praktik sederhana yang membantu menjaga pikiran kita tetap aktif dengan cara yang murni dan terkonsentrasi.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “Bagaimana Mengajari Anak Muda Merapal Amitabha” Merapal-final.pdf – Downloaded 328 times – 854 KB

Menjadi seorang abdi Dharma atau pandita/dharmaduta adalah sebuah panggilan hati siswa perumahtangga untuk turut menyebarkan dharma yang indah di awal, tengah, dan akhir (Arthaviniścaya Sūtra), demi kebaikan banyak orang dan kesejahteraan dan kebahagiaan para dewa dan manusia (DN 14). Para abdi Dharma dan pandita/dharmaduta perlu menerapkan cara bekerja atau melayani umat secara positif dan berkualitas, dan yakin bahwa aktivitasnya adalah perbuatan luhur dan mulia.

Etos kerja Catur Dharmadasa+ adalah salah satu pedoman untuk pengembangan kualitas SDM melalui organisasi Buddhis agar Buddha Dharma tetap lestari dan berkembang. Melalui penerapan etos kerja, seluruh SDM dalam suatu organisasi memiliki pandangan dan cara kerja yang sama dalam melaksanakan tugas, pengabdian, dan pelayanan.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “CATUR DHARMADASA+” Catur-Dharmadasa.pdf – Downloaded 218 times – 1 MB

Kegiatan ritual Buddhis mempunyai pengertian yang luas dan pengertian yang sempit. Dalam buku kecil ini, Master Sheng Yen (pendiri Dharma Drum Mountain) lebih banyak menjelaskan kegiatan ritual Buddhis dalam pengertian yang sempit, antara lain tentang: Apa yang harus dilakukan pada saat menghadapi kematian? Apa gunanya mendaras Sutra? Untuk apa Pai Chan (ksamayati, pertobatan)? Untuk apa Fang Yen Khou (menolong hantu kelaparan)?

Buku kecil ini hendaknya dibaca secara tuntas dengan teliti, sehingga Anda benar-benar dapat mengetahui makna dan manfaat yang sesungguhnya dari melakukan kegiatan ritual Buddhis.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “Mengapa Melakukan Kegiatan Ritual Buddhis” Buku-Mengapa-Melakukan-Kegiatan-Ritual-Buddhis-ebook.pdf – Downloaded 179 times – 615 KB

Melatih seekor sapi membutuhkan kesabaran luar biasa. Jika sapi Anda berkeliaran untuk makan rumput, apa yang seharusnya Anda lakukan?  Haruskah Anda membunuhnya? Tidak, dengan sabar Anda menariknya kembali pada pekerjaannya, sesering mungkin.

Anda seharusnya tidak pernah kecewa dengan diri sendiri jika pikiran Anda mengembara dari metode, atau jika Anda tidak sedang berlatih dengan tepat.

Anda juga dapat membantu penyebaran buku-buku Dharma dengan berdana melalui rekening:
BCA KCP Cideng Barat
No. 397 301 9828
an. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kunjungi Penerbit karaniya

Download “Belajar dari Penggembalaan Sapi” Belajar-dari-Pengembalaan-Sapi-small.pdf – Downloaded 264 times – 1 MB

Showing 49–60 of 98 results

Shopping cart
Open chat
Hi Ada yang Bisa Kami Bantu